Roasting Kopi Yang Gagal
Setelah dua mingguan yang lalu saya mencoba roasting kopi untuk pertama kalinya, lalu satu minggu kemudian saya mencoba roasting kembali dengan alat yang berbeda.
Perbedaannya adalah pada percobaan kedua ini saya menggunakan tembikar untuk roasting, berupa “kendhil” yang tadinya akan saya gunakan untuk mengubur ari-ari anak perempuan saya sekitar 6-7 bulan yang lalu.
Pertama-tama wadah tembikar saya letakkan di atas kompor, setelah mulai menghangat biji kopi saya masukkan dan terus diaduk-aduk agar panasnya merata.

Setelah terdengar suara first cracks, biji kopi terus saya aduk-aduk hingga terdengar suara second cracks dan muncul asap cukup banyak. Segera saja kopi saya angkat dan pindahkan ke tempat lebar sambil diangin-anginkan agar cepat mendingin.
Saat saya tuang biji kopi tersebut, penampakannya kurang menyenangkan. Kopi terlihat kering dan cukup banyak biji yang gosong sehingga nyaris menjadi arang.

Selain kopi yang gosong, banyak juga biji kopi yang gosong hanya di permukaannya saja sedangkan di dalamnya masih lumayan. Nampaknya tembikar (entah dari bahan atau bentuknya) membuat suhu terlalu tinggi dan membuat bagian luar dari biji kopi lebih cepat menghitam. Hasilnya adalah kopi sangat kotor dan tidak menarik untuk dilihat.
Tentu saja saya tidak sepenuhnya menyalahkan tembikar, karena bisa jadi saya menggunakan api terlalu besar

Yang membuat saya sedih adalah sekitar 10-20% dari kopi yang saya roast harus dibuang karena terlanjur menjadi arang. Padahal roasting kali ini jumlah biji kopi yang saya gunakan adalah dua kali lipat dari percobaan pertama.

Terlepas dari penampakan kopi yang kurang indah tersebut, ternyata rasanya masih cukup nikmat dan hampir sama dengan percobaan pertama yang bisa dibilang berhasil. Kekurangan dari hasil roasting kali ini adalah aroma kopinya tidak bisa keluar dengan sempurna, sehingga bau kopinya kurang semerbak.

07 May 2012, 09:53:13 WIB
rapopo kang, kegagalan ada keberhasilan yang tertunda. halah
07 May 2012, 15:15:22 WIB
wehehehe..mbah ku biyen yo senengane bikin kopi sendiri, tp aq pernah merhatiin sayang e ..hasil e mantep lho pak..next klo ketemu mbah ku tak tanyakan deh bikinnya gmn
10 May 2012, 10:17:58 WIB
Niat tenan iki. Baguslah, masih ada orang mencoba proses padahal di luar semuanya tinggal dinikmati, bahkan bisa secara instan.
Salut.
30 May 2012, 09:26:25 WIB
Pernah denger kalau Kopi hasil roasting sendiri hasilnya lebih enak daripada kopi Instant…
Nunggu update info nya biar tau cara roasting yg bener kayak gimana.. Good Job for the test… ^_^
04 June 2012, 10:00:07 WIB
pantang menyerah masssbrrroooo…
kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda..!!!!
05 June 2012, 10:58:04 WIB
wah gagal lagi. coba terus mas. kegagalan adlh keberhasilan yang tertunda–asal ga tertunda terus aja
24 June 2012, 09:37:25 WIB
nek kabeh penikmat kopi koyok awakmu, bakulan kopi lan cafe kopi isoh ilang
03 July 2012, 20:57:45 WIB
Mantaabs Kang… pengen melu nyicipi soale aku yo seneng mbek kopi…
Mungkin apinya terlalu besar sehingga membuat biji kopi matang tidak merata…
10 July 2012, 12:56:04 WIB
Gak sekalian digoreng pake pasir Yen?
27 July 2012, 12:41:37 WIB
bravo, anda adalah pejuang sejati (kayak jaman perang kemerdekaan) he..he… merdeka… yang pasti salut deh..
mampir dong ke tasikmalaya (tapi tdk ada dipeta) ha…he…ho…
ditunggu ……………….
15 September 2012, 13:52:53 WIB
Wahhh…sayang juga ya sampe sepersepuluhnya gosong.. *ikutan ga rela*
Tapi soal rasa lebih otentik gitu yak? Mirip kalo kita bikin masakan tapi pake kompor tungku yang bikin wangi khas di masakan?
21 September 2012, 00:28:16 WIB
wah keren nih,.. mau tahu juga caranya nih.. saya penggemar kopi tapi tidak pernah tahu caranya meroasting kopi… keren.. walau gagal salut juga..
17 December 2012, 15:23:58 WIB
Justru malah klasik itu yang gosong.. hehe